Legal online casino_Football Lottery App_Canadian Online Baccarat_Indonesian odds

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Belanda online kasino

888 Live C888 Live Casinoasinob888 Live Casinoeth Ditto mer888 Live Casinoup888 Live Casinoakan penyanyi band indie rock ‘Gossip’ yang pernah berjalan di atas runaway Paris Fashion Week karya Jean-Paul Gaultier dalam koleksi Spring/Summer 2011. Dan pada 2015 lalu dirinya tampil lagi dengan menampilkan karya Marc Jacobs berbalut gaun putih yang menjadi ciri khas bintang Hollywood di 1940an. Dirinya muncul bersama model-model terkenal lainnya seperti Kendall Jenner, Bella Hadid, dan Lineisy Montero. Setelah debutnya pada 2010 lalu, Ditto membuat koleksi pakaiannya sendiri dalam rangka mendukung keberadaan plus-size models.

Model plus size yang terkenal dengan pose seksi kontroversialnya untuk cover majalah S Moda hingga kini masih suka dimintai pemoretan. Beberapa majalah yang suka menghadirkan wajahnya antara lain Vogue Italia, W Magazine, i-D, dan Harper’s Bazaar.

Kecantikan Georgia Pratt dianggap seperti model terkenal dunia lainnya, yaikni Alessandra Ambrosio dan Behati Prinsloo. Kulitnya yang flawless dengan rambut indahnya mampu memesona penampilan.

Industri fashion dunia sempat dibuat cukup gempar dengan foto Denise Bidot yang nggak malu memamerkan selulit pada tubuhnya. Hal itu dia lakukan ketika membintangi iklan di majalah Sports Illustrated dengan mengenakan koleksi underwear Lane Brynt.

Model asal Swedia ini beberapa kali memeragakan busana bagi Jean Paul Gaultier dan Armani. Sebelum berhasil seperti sekarang, dulu Sabina Karlsson sempat patah arang ketika mengikuti audisi model karena sering mendapat komentar miring tentang tubuhnya. Kini dia jadi model plus size yang sering muncul dalam peragaan pakaian dunia.

Wanita yang bergabung dalam IMG Models ini jadi langgangan tampil di beberapa peragaan busana dunia. Tak jarang juga dia mengkuti pemotretan untuk brand ternama seperti Levi’s dan Evans.

Dunia modelling identik dengan cewek berpostur tubuh tinggi, kurus, dan cantik. Alasan kenapa para model dipilih yang seperti itu karena memudahkan para designer memamerkan baju rancangan saat di atas catwalk. Badan tinggi dan kurus membuat pakaian lebih mudah ‘masuk’ ke sembarang tubuh. Dengan begitu, saat peragaan busana berlangsung, semua yang melihat bisa fokus pada pakaian-pakaiannya, bukan kemolekan tubuh para model.

Meski begitu, nggak jarang ada model-model plus size yang memeriahkan pagelaran fashion week di berbagai negara. Pagelaran fashion week yang diselenggarakan 2 kali setiap tahun ini membuat masing-masing desainer menunjukkan peragaan busana terbaiknya. Tak heran, kehadiran para model plus size di atas runaway akan memberikan nilai plus.Siapa saja ya mereka? Ini dia 13 sosoknya!

Ditambah lagi dengan tubuh kurus yang gampang mencari ukuran bajunya.

Punya tubuh plus size kerap kali jadi bahan bullying. Oleh karena itu, Iskra Lawrence melakukan kampanye yang cukup unik di kereta dengan hanya memakai pakaian dalam saja. Dia pun mendokumentasikannya melalui video berjudul Unmuted ke Youtube dengan sebelumnya menggunakan gaun panjang. Dalam video tersebut dia mengajak setiap orang untuk mencintai diri sendiri.

Well, nggak ada lagi alasan kamu untuk minder atau nggak PD beraktivitas ya. Toh, para model ini telah membuktikkannya dengan berani terjun di industri fashion, walau bertubuh plus size.

Bertubuh plus size dengan kulit gelap nggak menyurutkan semangat Precious Lee untuk tampil penuh percaya diri. Pemotretan dengan menggunakan pakaian renang maupun berjalan di catwalk bergaun elegan pun tetap cantik.

Persaingan di industri mode memang cukup ketat. Penampilan fisik yang sangat penting ini membuat beberapa model anoreksia, termasuk Crystall Renn. Dia memilih menjadi model plus size yang membuatnya lebih mencintai diri apa adanya, dibanding memaksakan kehendak untuk kurus sesuai tuntutan.

Ashley Graham mulai curi perhatian ketika dirinya tampil sebagai sampul majalah Sport Illustrated pada 2015. Kemudian, sepak terjangnya meningkat ketika tampil di New York Fashion Week dan menjadi cover majalah Vogue. Perjalanan kariernya tak semulus yang dibayangkan, yakni banyak desainer maupun brand rumah mode yang enggan meminjamkan pakaiannya untuk dikenakan Graham.